
Ikan cupang atau Siamese Fighting Fish adalah hewan peliharaan yang sangat populer. Tidak hanya cantik dengan ekornya yang panjang, tetapi mereka juga memiliki kepribadian yang keren.
Ikan cupang sering disebut sebagai “kucing dan anjing bersisik” di bawah air. Meskipun mereka memiliki kepribadian yang hebat, mereka cenderung agresif terhadap cupang lain (jantan dan betina), sehingga seringkali mereka hidup dalam kesendirian.
Dalam beberapa kasus, mereka mungkin cocok untuk teman seakuarium. Namun, keberhasilan situasi ini terutama bergantung pada temperamen cupang, ukuran akuarium, dan faktor lainnya juga.
Jika anda tertarik menjadi seorang pemelihara ikan cupang dan sering bertanya bagaimana cara merawat ikan cupang, ada hal-hal tertentu yang harus anda ketahui untuk memperpanjang umur ikan anda dan menjaganya agar tetap sehat dan bahagia.
Nah, berikut panduan cara merawat ikan cupang Anda:
Akuarium / Media
Jika Anda benar-benar ingin merawat cupang dengan sukses, Anda harus meluangkan waktu saat menyiapkan akuarium cupang Anda. Misalnya, ikan Anda perlu memiliki banyak ruang untuk bergerak.
Untuk ini, Anda membutuhkan setidaknya tangki ikan berukuran 3 galon, lebih disukai yang lebih besar. Tangki mana pun yang Anda pilih harus memiliki filter dan pemanas yang dapat disesuaikan.
Pastikan Anda memilih satu berdasarkan ukuran akuarium yang tepat agar ikan Anda tidak kepanasan. Suhu yang disarankan untuk ikan cupang adalah 78 derajat hingga 80 derajat Fahrenheit.
• Pastikan Anda mengolah akuarium baru dengan benar sehingga akuarium Anda memiliki sistem filtrasi yang sehat yang tugasnya membangun koloni bakteri sehat yang menghilangkan limbah beracun. Bersepeda di akuarium memastikan ikan Anda tetap sehat.
• Gunakan air yang telah dideklorinasi dan lakukan penggantian air 25% setiap minggu dan ganti air sepenuhnya sebulan sekali. Selama pergantian air total, Anda harus mengeluarkan ikan dan membersihkan kerikil, pasir, atau substrat dengan sifon.
• Pilih lokasi yang tepat untuk akuarium Anda. Tangki ikan Anda perlu disimpan di area di mana ikan Anda tidak akan terisolasi dan dapat berinteraksi dengan Anda. Ikan cupang sangat cerdas dan sepertinya mengenali pemilik hewan peliharaannya. Saat memilih lokasi untuk tangki Anda, pastikan itu bebas dari angin dingin atau panas yang berlebihan. Misalnya, Anda tidak boleh meletakkan akuarium di dekat jendela atau terlalu dekat dengan radiator, karena ikan Anda mungkin terlalu panas atau dingin. Selain itu, sinar matahari langsung dapat menyebabkan masalah pertumbuhan berlebih alga. Tentu saja, jika Anda memiliki pasangan akuarium pemakan alga untuk ikan cupang Anda maka ini tidak akan menjadi masalah, dan Anda kemungkinan besar akan menyambut sedikit pertumbuhan alga untuk memberi makan pemakan alga Anda.
• Tempatkan akuarium cupang Anda pada permukaan yang datar dan stabil yang tidak akan terlempar dari lokasinya. Anda bahkan mungkin ingin memelihara ikan di atas meja atau meja di dinding. Bagaimanapun, temukan tempat yang tidak akan mudah berdesak-desakan.
Pilih Dekorasi yang Aman
Sediakan dekorasi yang memadai dan aman. Terkadang, ikan Anda mungkin lebih suka bersembunyi. Oleh karena itu, Anda harus menyediakan berbagai macam sutra atau tanaman hidup.
Anda juga dapat menawarkan gua dan tempat persembunyian lainnya. Apa pun dekorasi yang Anda pilih, pastikan aman untuk sirip halus. Salah satu cara untuk mengujinya adalah dengan menjalankan sepasang pantyhose di atas dekorasi, dan jika stoking itu robek, itu terlalu kasar untuk ikan Anda.
Postingan Terkait: Cara Budidaya Ikan Arwana di Rumah
Pemberian Pakan
Ikan cupang cenderung makan berlebihan, dan ini dapat menyebabkan penambahan berat badan, sembelit, obstruksi, kembung, dan bahkan kematian. Oleh karena itu, Anda harus melakukan hal berikut:
• Beri cupang Anda jumlah makanan yang benar: Cupang Anda hanya makan makanan sebanyak bola matanya. Artinya, 3-4 pellet atau 1-2 blood word sudah cukup. Anda juga harus memberi makan ikan Anda satu atau dua pelet atau makanan hidup sekaligus. Ini akan memastikan dia memakannya dan terlalu banyak makanan tidak masuk ke dasar akuarium sebelum dia bisa mengambilnya. Jika dia tidak mengonsumsi makanan yang diberikan dalam waktu 5 menit, keluarkan agar Anda tidak mencemari air akuariumnya.
• Beri Makan Ikan Cupang Anda Secara Teratur: Beri makan ikan Anda setiap hari. Beberapa orang melewatkan satu hari, dan kebanyakan orang memberi makan dalam jumlah kecil dua kali sehari. Jika Anda perlu pergi berlibur, hindari tempat makan akhir pekan tersebut karena dapat mencemari air dan menyebabkan pertumbuhan bakteri dan busuk sirip. Sebaliknya, mintalah seseorang yang Anda percaya untuk datang dan memberi makan ikan Anda setiap hari atau dua hari sekali. Pastikan mereka tidak memberi makan ikan Anda secara berlebihan saat Anda pergi.
• Variasikan Pilihan Makanan Ikan Cupang Anda: Seperti Anda, ikan cupang tidak suka makan jenis makanan yang sama setiap hari. Karena itu, Anda harus menawarkan mereka berbagai macam makanan agar menyenangkan. Beberapa pilihan bagus adalah pelet atau serpihan premium, beku. bloodworm hidup atau kering, larva lalat buah atau lalat buah tanpa sayap, dan udang air asin.
Sebagai referensi tambahan mengenai pemeliharaan ikan, Anda bisa ke ivanruna.my.id. Anda akan mendapat insight menarik seputar ikan hias lainnya.